Selasa, 05 September 2017

RODA BANANA ..APAAN TUH?

 RODA BANANA ..APAAN TUH?

Roda / wheels banana, sering masih salah diartikan beberapa inline skater. Wheels banana bukanlah sebuah merek atau jenis roda tapi hanya sebutan untuk roda inline skate yang dipasang dengan ukuran diameter rodanya berbeda. 2 roda depan belakang lebih kecil dan 2 roda tengah lebih besar, sehingga bagian roda yang akan menyentuh lantai bila diambil garis lurus berupa lengkungan. Ini lah yang disebut roda banana
Sedikit sulit memang bila melihat sekilas perbedaan ukuran roda yang terpasang pada inline skate karena perbedaannya hanya terpaut 4mm.roda ini dipasang menyerupai pisang , dimana roda depan dan belakang dipasang sama (76mm) sedangkan bagian tengah dipasang lebih besar 4mm (80mm), hal inilah roda tengah lebih besar dari pada roda depan dan roda belang yang kalau diperhatikan mirip buang pisang karena roda depan dan belakang akan tampak seperti pisang.  Pada frame yang panjangnya 243mm biasanya dipasangkan 76mm-80mm-80mm-76mm dan pada frame 237mm dipasangkan 72mm-76mm-76mm-72mm

tujuannya adalah untuk mempermudah untuk manuver yang mana jika kita teken ke depan roda yang mengenai permukaan datar seperti aspal hanya dua roda. ini sangat menguntungkan karena jumplah gesekan antaran roda dengan permukaan datar hanya 2 roda , dan sebaliknya jika kita angkat roda depan hanya 2 roda belang yang mengenai permukaan datar. Jelas dari kesimpulan diatas jika kita main slalom roda banana sangatlah menguntungkan, ini berbanding terbalik jika bermain speeds akan susah karena dalam speed mengandalkan roda flat.

Pemasangan roda banana ini umumnya untuk inline skate slalom, tujuan pemasangan roda ini tujuannya tidak lain adalah untuk mendapatkan kelincahan saat bermanuver. Itulah alasan kenapa susunan roda banana ini sangat digemari para inline skater gaya bebas slalom.

BEBERAPA TYPE INLINE SKATE


Sebelum membeli sepatu roda perhatikan kebutuhan anda keperuntukannya agar supaya tidak terjadi pemborosan biaya .

Secara umum inline skate dibagi ke dalam enam tipe, di antaranya:


Fitness/recreational. Sepatu roda mula-mula dirancang untuk melatih kebugaran dan rekreasi. Kerena itu, tipe sepatu roda ini sering ditemukan di mana-mana.

Aggressive. Tipe aggressive sendiri diperuntukkan bagi yang menyukai lompatan tinggi, grinding dan penggunaan di skate park.

Urban. Sesuai dengan namanya, inline skates tipe ini banyak dipakai di perkotaan. Modelnya gabungan dari tipe recreational dan aggressive skates.

Hockey. Tipe inline skate ini digunakan untuk pertandingan hoki pada lapangan outdoor dengan permukaan yang halus.

Speed. Jika membutuhkan kecepatan, inline skate tipe speed merupakan pilihan tepat. Tipe ini disebut juga five-wheelers yang panjang ekstra wheelbase-nya bisa membuat sepatu roda meluncur lebih cepat.

Slalom. Inline skate tipe ini digunakan untuk meliuk-liuk, namun agak kurang nyaman untuk jarak jauh.

Selain tipe, skater juga perlu memerhatikan ukuran roda. Diameter bermacam-macam mulai dari 56-125 mm. Tidak ada salahnya mengetahui hardness atau kekerasan roda inline skate. Kekerasan roda sangat berpengaruh terhadap daya cengkeram sepatu roda.

Mungkin masih banyak inline skater yang belum mengerti menggenai hardness atau kekerasan roda inline skate. Tingkat kekerasan roda tersebuat disebut Durometer yang biasa ditulis dalam satuan skala “A”, contoh roda hardness 72A adalah roda yang lembut dan 95A adalah roda yang sangat keras. Jadi semakin tinggi satuannya semakin keras roda tersebut.

Kekerasan roda inline skate sangat berpengaruh terhadap daya cengkeram permukaan

Roda lembut atau empuk
Roda lembut akan memberikn efek mulus minim getaran dan mencengkram lebih baik, namun roda inline skate ini akan terasa lambat dan lebih cepat aus.

Roda keras
Roda keras memberikan putaran yang cepat dibanding jenis roda lembut tetapi mereka biasanya lebih licin minim daya cengkeram. Sangat kasar dan bergetar ketika digunakan diaspal.

Pada inline skate rekreasi umumnya menggunakan hardness antara 80A-84A karena inline skate ini lebih mengutamakan kenyamanan saat meluncur karena apabila roda terlalu keras tidak begitu nyaman apabila digunakan jarak jauh dan hardness kisaran 80A-84A cukup baik untuk digunakan pada outdoor.

Para inline skater yang menyukai Freeride / Street skating atau freestyle slalom mereka memilih roda dengan hardness 84A atau 85A bahkan mengkombinasikan keduanya. Karena tinggkat kekerasan ini adalah opsi terbaik untuk aksi street skating, putaran yang cepat dan awet sangat membantu para freerider
pada freestyle slalom hardness 85A sangat disukai karena bukan hanya menghasilkan afek putaran yang cepat, juga mempunyai grip sangat baik.

Sedangkan pada inline skate aggressive roda yang digunakan roda sangat keras 90A – 95A karena roda dengan tingkat kekerasan ini yang paling tahan lama dan juga karena memiliki daya cengkram yang paling kecil, roda keras memungkinkan skater untuk melakukan slide dan grinding trik dengan sangat baik.

Roda yang dimaksudkan bukan mengenai dimeternya melainkan roda dengan tingkat hardness yang cocok buat anak-anak agar mendapatkan grip atau daya cengkeram yang baik

Apa hubungannya hardness dengan anak-anak? Berat badan anak-anak akan mempengaruhi berapa hardness yang harus dipilih agar anak-anak merasa nyaman dan aman ketika meluncur dengan sepatu rodanya.

Hardness 80A sangat cocok untuk berat badan 40 kebawah
Berat badan anak yang cukup ringan membutuhkan ban yang sedikit lunak. karena tekanan terhadap aspal yang tidak begitu besar, ban dengan hardness yang terlalu tinggi (terlalu keras) akan terlalu licin untuk anak-anak.. Tentu ini tidak nyaman dan beresiko kehilangan grip sehingga resiko terpeleset sangat besar.

Sementara itu, peralatan tambahan yang tak kalah pentingnya saat bersepatu roda ialah helm dan bantalan untuk pergelangan tangan dan lutut. Sebagaimana diketahui, tidak mungkin pemain sepatu roda tidak ada yang terjatuh. Menggunakan helm akan membuat anda merasa nyaman. Begitu pula pelindung tangan dan lutut yang dapat melindungi bagian tubuh anda mengenai safety saat ber-sepatu roda inline skating ini memang freestyle yang paling aman dari berbagai jenis freestyle inline skate lainnya. Resiko cidera yang mengancam memang tidak terlalu serius.

Mereka yang sudah mahir berpijak, meluncur dan sudah bisa bagaimana sikap posisi saat jatuh. Namun sudah bisa begitu bukan berati tidak perlu pengamanan lagi. Untuk yang baru berlatih dan mencoba mempelajari satu trik baru artinya melakukan hal yang sebelumnya tidak pernah dilakukan, disinilah resiko jatuh dan cidera sangat besar.

Protector yang wajib dipakai saat latihan  cukup wrist guard atau pelindung pergelangan tangan, ini tujuannya lebih untuk menghindari terkilir saat terhembas. Saat kita jatuh reflek tangan kita akan mencoba menopang badan, kadang benturannya tidak terlalu keras memang tapi bagaimana bila jatuh berkali-kali dalam satu sesi latihan ? 10-20 kali jatuh lumayan ngilu juga kan?

Resiko jatuh saat latihan memang tidak dapat dihindarkan tapi resiko cidera dapat diminimalisir. Gunakan wrist guard saat latihan ber-inline skating. Kalau main “aman” terus kapan naik level-nya?